Keadaan alamiah proyek konstruksi yang dinamis dan kompleks menuntun proyek konstruksi menjadi penuh ketidakpastian dan dapat mempengaruhi performa dari perusahaan konstruksi apabila ketidakpastian tidak segera diatasi. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan model prioritas risiko agar dapat membantu pengambil keputusan mengidentifikasi dan mengelola risiko kritis yang memengaruhi proyek konstruksi gedung bertingkat di Surabaya pada saat pandemi COVID-19 yang telah memunculkan banyak risiko dan ketidakpastian yang baru. Data penelitian diperoleh dengan menyebarkan kuesioner kepada kontraktor, manajemen konstruksi, tim owner/developer, dan akademisi di Surabaya. Metode pendekatan yang digunakan yaitu pendekatan tradisional (analisis deskriptif mean) dan pendekatan berbasis monte carlo simulation yang mendukung prioritas risiko dan bisa mengidentifikasi risiko dengan probabilitas dan dampak yang rendah hingga tinggi. Hasil penelitian menunjukkan hasil data memiliki nilai yang kurang lebih sama dan tidak ada risiko yang terletak di zona eksposur berisiko tinggi. Namun, usulan penentuan model direkomendasikan menggunakan pendekatan metode monte carlo simulation karena memiliki keuntungan yang lebih baik menggunakan simulasi dalam menguji data sehingga hasilnya jauh lebih mendekati keadaan sesungguhnya dan tidak dapat menyebabkan beberapa risiko kritis terabaikan.
Copyrights © 2022