Keselamatan Pasien (Patient Safety) merupakan sesuatu yang jauh lebih penting dari pada sekedar efisiensi pelayanan, perilaku yang tidak aman, pelupa, kurangnya perhatian/motivasi, kecerobohan, tidak teliti dan kemampuan yang tidak memperdulikan dan menjaga keselamatan pasien, berisiko untuk terjadinya kesalahan dan akan mengakibatkan cedera pada pasien. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui faktor-faktor yang berhubungan dengan penerapan sasaran keselamatan pasien pada perawat di Instalasi Rawat Inap Rumah Sakit Umum Daerah Langsa . Penelitian ini menggunakan metode analitik kuantitatif dengan rancangan cross sectional. Sampel pada penelitian ini adalah perawat pelaksana sebanyak 73 responden. Dari hasil penelitian ini dengan menggunakan uji statistik Chi-Square (Continuity Corection) pada derajat kepercayaan 95% ( α= 0,05) menunjukkan bahwa ada hubungan antara variabel supervisi (p = 0,000 ; >0,05), sikap (p = 0,001 ; >0,05), beban kerja (p = 0,002 >0,05) dengan penerapan sasaran keselamatan pasien di RSUD Kota Langsa. Kesimpulan dalam penelitian ini ialah ada hubungan antara supervisi, sikap, dan beban kerja dengan penerapan sasaran keselamatan pasien di instalasi rawat inap RSUD Kota Langsa. Saran dari penelitian ini diharapkan agar dapat meningkatkan supervisi kepada perawat pelaksana sehingga dapat memicu timbulnya sikap positif serta menganalisis kembali beban kerja yang diterima oleh perawat pelaksana dalam menerapkan sasaran keselamatan pasien.
Copyrights © 2021