Rumah sakit merupakan tempat pelayanan kesehatan yang dalam kegiatannya menghasilkan limbah padat medis dan limbah padat medis yang memiliki dampak negatif bagi manusia apabila tidak di kelola dengan baik. Untuk itu perlu diadakan pengolahan limbah rumah sakit sebagai bagian dari penyehatan lingkungan untuk melindungi masyarakat dari bahaya yang ditimbulkan oleh limbah rumah sakit Jenis penelitian ini menggunakan desain kualitatif yaitu dengan wawancara secara mendalam dan observasi untuk menganalisis pelaksanaan pengolahan limbah padat di Rumah Sakit Umum Pertamina Rantau Aceh Tamiang. Sebagai objek penelitian adalah ruangan penghasil limbah medis padat dan limbah non medis padat. Informan dalam penelitian ini adalah Kepala Instalasi Pemeliharaan Sanitasi Lingkungan (IPSL) dan juga petugas kebersihan Rumah Sakit Umum Pertamina Rantau Aceh Tamiang . Hasil penelitian menunjukkan bahwa Rumah Sakit Umum Pertamina Rantau Aceh Tamiang memiliki permasalahan dalam hal sumber daya manusia yang tidak terbiasa menggunakan alat pelindung diri serta belum mendapatkan pelatihan khusus, sarana dan prasaran yang belum memenuhi persyaratan, dan skor penilaian pengolahan limbah padat yang didapat adalah sebesar 45%. Kesimpulan dari penelitian ini adalah Rumah Sakit Umum Pertamina Rantau Aceh Tamiang belum memenuhi syarat sesuai dengan peraturan yang ada di dalam Kepmenkes 1204/Menkes/SK/X/2004 dimana skor nilai yang di tetapkan untuk rumah sakit tipe c adalah ≥ 65%. Saran bagi Rumah Sakit Umum Pertamina Rantau Aceh Tamiang adalah agar melakukan peningkatan fasilitas maupun managemen pelaksanaan pengolahan limbah padat rumah sakit agar sesuai dengan peraturan yang ditetapkan.
Copyrights © 2021