Penelitian ini bertujuan untuk 1) mendeskripsikan bentuk-bentuk diskriminasi dalam novel Putri Cina; 2) mendeskripsikan implikasi pada novel Putri Cina mengenai diskriminasi yang dialami perempuan Cina terhadap pembelajaran bahasa dan sastra di SMA. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif kualitatif. Teknik penelitian ini menggunakan analisis isi novel Putri Cina dan studi pustaka untuk mencari data yang berkaitan dengan objek penelitian. Penelitian ini mengacu pada bentuk-bentuk diskriminasi berdasarkan teori Mansour Fakih mengenai marginalisasi, subordinasi, streotip, dan kekerasan namun peneliti hanya membahas subordinasi, streotip, dan kekerasan. Hasil analisis menemukan bahwa pada novel tersebut terdapat bentuk diskriminasi subordinasi pada perempuan yaitu adanya anggapan bahwa perempuan itu irrasional atau emosional sehingga perempuan tidak bisa tampil memimpin, berakibat munculnya sikap yang menempatkan perempuan pada posisi yang tidak penting dalam memimpin atau mengambil keputusan. Pada streotip terdapat pelabelan atqau penandaan terhadap perempuan dalam keluarga maupun lingkungannya yang menyebabkan kerugian bagi perempuan. Kekerasan yang dialami perempuan Cina dapat dirasakan berupa penyiksaan, penindasan, pembunuhan, dan integritas mental psikologisnya. Dalam konteks pembelajaran di SMA, novel Putri Cina dapat dijadikan bahan ajar materi cerita sejarah/ novel.
Copyrights © 2022