Bencana asap akibat kebakaran hutan dan lahan telah mencoreng nama besar Indonesia di mata internasional, sehingga hal ini menjadi alasan bagi Polda Riau dalam meluncurkan terobosan teknologi di era 4.0 guna memantau Karhutla yang lebih masif yang diberi nama Aplikasi Lancang Kuning. Untuk mengenalkan aplikasi lancang kuning tentunya Humas Polda Riau memerlukan strategi yang tepat dalam mengampanyekan aplikasi tersebut sehingga dilakukan penelitian dengan menggunakan metodologi penelitian kualitatif dengan Teknik pengumpulan data melalui wawancara, observasi dan dokumentasi. Penelitian ini menggunakan teori yang dikemukakan oleh Hardwood childs tentang strategi kampanye program yang terdiri dari strategy of publicity, strategy of persuation, strategy of argumentation, dan strategy of image. Hasil dari kajian tersebut adalah untuk menciptakan publisitas yang baik memerlukan kerja sama serta menjalin hubungan yang baik dengan media massa serta untuk mendapatkan kepercayaan terhadap sebuah program instansi harus memiliki citra yang baik sehingga masyarakat percaya terhadap program atau produk yang di kampanyekan yang dalam hal ini adalah aplikasi lancang kuning.
Copyrights © 2022