Secara umum proses pengembangan aplikasi terdiri dari proses perancangan, pengujian, dan deployment. Pengembangan dengan cara tradisional seringkali menimbulkan masalah seperti keterlambatan aplikasi dan kualitas produknya. Hal ini dapat terjadi karena tim operasional harus menunggu developer agar menyelesaikan proses uji coba terlebih dahulu sebelum aplikasi tersebut dapat dirilis dan diguankan. Selain itu, setelah proses pengujian selesai, sering didapati adanya konflik akibat environment yang berbeda, yang memperlambat proses rilis. Keterlambatan ini membuat klien kecewa dan memberikan efek yang tidak baik bagi perusahaan. Continuous Integration / Continuous Delivery (CI/CD) dapat dijadikan solusi untuk memecahkan masalah ini. CI/CD dapat menjadi jembatan antara tim pengembang dan tim operasional.. Kata Kunci: Continuous Integration, Continuous Delivery, Gitops, Perfomance testing
Copyrights © 2022