TNI-AL Lanal Tahuna khususnya, telah menerima hibah lahan dari Pemkab Sangihe yang berlokasi di Desa Pananaru, Kecamatan Tamako, di wilayah Teluk Dago, Kabupaten Sangihe yang mana lahan tersebut rencananya akan digunakan sebagai area untuk pembangunan dermaga Lanal Tahuna(Lantamal VIII, 2017). Dengan adanya hibah lahan tersebut, maka terbuka peluang untuk direalisasikannya sebuah fasilitas dermaga bagi Lanal Tahuna untuk mendukung operasional KRI. Akan tetapi selama ini banyak sekali permasalahan dalam proses pembangunan dermaga, salah satunya adalah diperlukannya data gelombang yang mencakup seluruh musim, terutama pada musim dimana gelombang-gelombang besar itu terjadi karena gelombang merupakan faktor utama di dalam penentuan tata letak bangunan pantai (Triatmodjo, 1999). Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimanakah pola arah dan kecepatan angin pada 4 musim, untuk mengetahui bagaimanakah pola arah, periode dan tinggi gelombang signifikan pada 4 musim, untuk mengetahui bagaimanakah hubungan (Regresi) antara kecepatan angin dan tinggi gelombang, dan juga untuk mengetahui bagaimanakah periode ulang tinggi gelombang ekstrim 2-100 tahun ke depan di wilayah perairan Pulau Sangihe, dengan jenis penelitian yang dilakukan dalam penulisan tugas akhir ini adalah metode historis yaitu menggunakan data angin dan gelombang laut 10 tahun yang lampau untuk mengetahui kesimpulan yang akurat sebagai informasi pembangunan dermaga di wilayah tersebut di masa yang akan datang.
Copyrights © 2018