DAS Sibau merupakan salah satu daerah aliran sungai yang ada di Kabupaten Kapuas Hulu dengan pola penggunaan lahan yang intensif dan terus mengalami perubahan seiring dengan bertambahnya jumlah dan kebutuhan penduduk. Perubahan penggunaan lahan yang disebabkan oleh aktivitas antropogenik secara umum dapat menyebabkan potensi erosi tanah yang bersifat fluktuatif dan dipengaruhi oleh faktor lingkungan yang lainnya. Tujuan penelitian ini untuk menganalisis perubahan penggunaan lahan dan pengaruhnya terhadap potensi erosi yang ditimbulkan. Penelitian ini menggunakan SIG (System information Geografis) dengan metode USLE (Universal Soil Loss Equation) dengan parameter erosivitas Hujan (R), erodibilitas tanah (K), kemiringan lereng (LS) dan pengunaan lahan (CP), perhitungan potensi erosi yang dilakukan yaitu tahun 2009, 2015 dan 2018. Berdasarkan penelitian yang telah dilakukan diketahui bahwa penggunaan lahan di DAS Sibau masih didominasi oleh hutan, dengan perubahan lahan terbesar tahun 2009 hingga 2015 yaitu lahan terbuka (245,48%), sedangkan tahun 2015 hingga 2018 yaitu lahan terbuka mengalami penurunan (83,15%), kemudian peningkatan pada kebun campuran (149,45%) dan pertanian lahan kering sebesar (496,74%). Tingkat Bahaya Erosi (TBE) DAS Sibau masih tergolong aman karena didominasi oleh kategori sangat ringan dan ringan.
Copyrights © 2022