SITEKIN: Jurnal Sains, Teknologi dan Industri
Vol 20, No 1 (2022): Desember 2022

Pengaruh Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) Terhadap Kenyamanan Kerja Karyawan dengan Metode Hazard Identification Risk Assessment and Risk Control (HIRARC) (Studi kasus di PT. Dupantex Pekalongan)

Ahmad Ridwan (Universitas Stikubank Semarang)
Endro Prihastono (Universitas Stikubank Semarang)



Article Info

Publish Date
30 Nov 2022

Abstract

PT. Dupantex adalah perusahaan yang bergerak dibidang textile. Metode dalam penelitian ini adalah metode HIRARC (Hazard Identification Risk Assessment and Risk Control) yakni sebuah metode untuk mencegah atau meminimalisir adanya kecelakaan kerja di bagian produksi, langkah-langkah yang dilakukan dalam penelitian ini adalah mengidentifikasi bahaya (hazard identification), Penilaian risiko (risk assessment) dan Pengendalian risiko (risk control) dalam mengimplementasikan pelaksanaan Keselamatan dan Kesehatan Kerja di lingkungan bagian produksi. Hasil  penelitian dilakukan dengan metode tersebut menunjukan bahwa pada proses pretreatment terdapat 1 bahaya moderate risk, 2 bahaya low risk, dan 1 bahaya ekstrem risk. Pada proses setting, terdapat 2 bahaya high risk, 2 bahaya moderate risk, dan 1 bahaya ekstrem risk. Pada proses enggraving 2 bahaya ekstrem risk, 1 bahaya high risk, dan 2 bahaya moderate risk. Pada proses printing 6 bahaya  moderate risk, 2 bahaya low risk, 1 bahaya high risk, dan 1 bahaya termasuk ekstrem risk. Pada proses steam and washing 6 bahaya moderate risk, 2  bahaya  high risk, dan 2 bahaya  ekstrem risk. Pada proses inspecting 2 bahaya moderate risk, 1 bahaya low risk, 1 bahaya  high risk, dan 1 bahaya ekstrem risk. Pengendalian risiko menggunakan acuan OHSAS 18001.Kata kunci: HIRARC, Hazard Identification, Risk Assessment. OHSAS 18001.

Copyrights © 2022






Journal Info

Abbrev

sitekin

Publisher

Subject

Control & Systems Engineering Decision Sciences, Operations Research & Management Economics, Econometrics & Finance Industrial & Manufacturing Engineering Other

Description

Sesuai dengan standard ISO 45001 bahwa karyawan harus berpartisipasi dalam melakukan pencegahan kecelakaan. Untuk itu perusahaan telah menetapkan Program Hazob (Hazard Observation) untuk mengidentifikasi bahaya dan melakukan tindakan koreksinya. Penerapan Program Hazob masih dengan metode ...