Pembahasan tentang prosa Indonesia dan Arab adalah suatu topik yang menarik, karena dalam perjalanan sejarah perkembangan prosa di kedua wilayah tersebut mempunyai fenomena yang sama. Fenomena tersebut adalah sama-sama adanya pengaruh dari konsep dan bentuk sastra Barat. Sedangkan yang membedakan kadar keterpengaruhan pada masing-masing wilayah tesebut dari keterpengaruhan sastra barat dalam perkembangan selanjutnya hanyalah seting budayanya, konteks sosial-politiknya, dan pola pikir serta sikap pendukung budayanya. Pada kadar-kadar tertentu tetap mencerminkan unsur fenomena yang sama. Dalam paper ini, karena jenis-jenis prosa baik Indonesia maupun Arab bermacam-macam dan masing-masing mempunyai ciri khas bentuk dan unsur serta struktur sendiri yang satu dengan yang lainnya berbeda, maka hanya akan dibicarakan unsur struktur satu jenis yang ada, yaitu jenis novel (qishah). Adapun jenis karya sastra prosa lain yang hidup dalam hasanah sastra Indonesia adalah roman, novellete, cerber, drama, dan sandiwara. Sedangkan jenis karya sastra prosa lain yang hidup dalam hasanah sastra Arab adalah ar Riwāyah, al-uqshlūlah, al-Qishah aI-qashīrah, al-Masrihiyāh, dan al - Maqālah.
Copyrights © 1992