Dalam melakukan studi terhadap Aliran Kebatinan, penulis berpikir disiplin ilmu apakah gerangan yang dapat membidangi Aliran Kebatinan ini. Tetapi kelihatannya ilmu sosial maupun budaya menampung masalah-masalah yang berkenaan dengannya Ilmu Perbandingan Agama pun mempunyai tempat untuk obyek Aliran Kebatinan ini, apabila kita mengkategorikan Aliran Kebarinan sebagai aspek mistikisme Kepercayaan Masyarakat Jawa, karena Kepercayaan Masyarakat Jawa dapat digolongkan agama dalam arti luas. Ketentuan-ketentuan Metode Ilmu perbandingan Agama oleh karenanya dapat diberlakukan untuk studi penulis terhadap AIiran Kebatinan. Berikut ini akan penulis kemukakan beberapa ketentuan dalam Metode llmu Perbandingan Agama yang penulis pedomani dalam menstudi Aliran Kebatinan.
Copyrights © 1991