Hadis adalah sumber kedua ajaran Isalam setelah Al-Qur’an. Berkat usaha para ulama mutaqaddimin, hadis-hadis itu telah dihimpun dalam kitab-kitab hadis dengan berbagai bentuk dan system. Ada yang berupa musnad; ada pula yang berbentuk musannaf. Disamping itu hadis-hadis juga terdapat dalam kitab-kitab non-hadis, seperti kitab-kitab tafsir, kitab-kitab fiqih, kitab-kitab biografi dan lain-lain.suatu hal yang harus dicatat disini adalah kenyataan bahwa kitab-kiab hadis tersebut sangatlah luas dan sangat beragam system penyusunannya, sehingga percobaan untuk mencari sebuah hadis tertentu didalamnya tidaklah mudah, terutama bagi orang yangtidak akrab dan belum bisa bergaul dengan kitab-kitab hadis. Kalua boleh dikatakan, kitab-kitab tersebut dapat diibaratkan dengan Samudra luas yang tidak bertepi dan orang yang mencoba menemukan sebuah Mutiara hadis didalamnya tak ubah laksana mencari sebatang jarum didasar laut. Perumpamaan ini tidaklah berlebihan. Kata-kata Allamah Ahmad Muhammad Syakir berikut ini bisa menjadi illustrasi yang tepat. Ia mengatakan, saya sudah bergaual dengan ilmu dan kitab-kitab hadis sejak masa selama dua puluh lima tahun. Saya sudah mempelajari banyak kitab-kitab hadis secara sama dan qiraat kepada tokoh-tokoh dan guru-guru besar hadis terutama ayah saya sendiri Muhammad syakir, mantan wakil Universitas al-Azhar, dan al-Hafiz Abdullah Ibn Idris al-Sanusi, seorang Ulama dan Syaikh terkemuka Maroko. Namun demikian saya masih mengalami kesukaran untuk menemukan beberapa hadis pada tempatnya. Bahkan yang lebih aneh lagi, pernah saya mencari sebuah hadis dalam sunan Tirmizi baru lima tahun kemudian saya temukan, padahal kitab tersebut telah saya pelajari secarasama kepada ayah saya dan merupakan spesialisasi saya serta mendapat perhatian besar dari saya. Kalua Ahmad Syakir saja, yang tidak seorangpun meragukan keahliannya dalam hadis, masih mengalami kesukaran untuk mencari suatu hadis tertentu dalam sumber-sumber aslinya, maka patah lagi orang-orang yang tidak memiliki spesialisasi dalam hadis serta belum akrab dengan kitab-kitab hadis; kesulitan-kesulitan itu tentu akan jauh lebih besar.
Copyrights © 1992