Penelitian ini adalah penelitian dari aspek filsafat, bukan penelitian untuk mengembangkan ilmu Tafsir al-Qur'an, jadi bukan penelitian tafsir al-Qur'an. Sekalipun demikian data dari berbagai Tafsir al-Qur'an amat diperlukan sebagai bahan pertimbangan guna bahan interpretasi kefilsafatan. Penelitian ini adalah penelitian agama yang obyeknya adalah teks agama. Teks agama yang diteliti adalah al-Qur'an, oleh karena itu kritik intern dan kritik extern tidak diperlukan lagi, karena tidak menghasilkan harapan peneliti. Peneliti mengajukan gagasan model lain yaitu krtik posilif. Kritik positif adalah suatu usaha untuk memahami apa yang tersurat dan apa yang tersirat di dalam teks itu; ini berarti berusaha untuk memahami apa yang tersirat itu dengan mereflelsi inti dari berbagai tafsir yang memiliki nilai-nilai kefilsafatan dan karya filsafat kontempoer yang bermunculan membahas tentang Tuhan. Dengan demikian melibatkan suatu usaha untuk melakukan reduksi kefilsafatan yaitu berusaha menyaring dan memahami serta menempatkan pada suatu prinsip yang proporsional, pada posisi Necessity Being (Wājib al-Wujūd) dan contingency being (mumkin al-wujūd). Tujuan reduksi kefilsafatan itu untuk berusaha menemukan prinsip-prinsip yang esensial, dan pola pemikiran filsafatnya atas dasar kefilsafatan yang teistik.
Copyrights © 1990