Al-Jami'ah: Journal of Islamic Studies
No 57 (1994)

Ad-Qādi Ábd al-Jabbār dan Ayat-ayat Mutasyābihāt dalamal-Qur’ān (Pembahasan tentang kitab Mutasyābih al-Qur’ān)

M Machasin (UIN Sunan Kalijaga)



Article Info

Publish Date
17 Sep 2022

Abstract

Al-Qur' an, sebagaimana dinyatakannya sendiri dalam surat 3/ aI-lmron:7, terdiri dari dua macam ayat: ayat-ayat yang jelas dan tegas  (muḥkamat) yang merupakan bahagian terbesar darinya, dan ayat-ayat yang mengandung ambiguitas (mutasyābihāt). Timbul banyak persoalan sekitar ayat-ayat yang mengandung ambiguitas. Misalnya, berapa jumlah ayat-ayat yang mengandung ambiguitas. Misalnya, berapa jumlah ayat-ayat yang mengandung ambiguitas itu, ayat-ayat apa saja yang termasuk di dalamnya, dapatkah kita memahaminya dan bagaimana -kalau dapat- kita memahaminya. Banyak aliran dalam Islam mempergunakan ayat-ayat al-Qur’an untuk mendukung pendapat mereka. Ayat-ayat yang secara lahiriah memberikan pengertian yang mendukung pendapat mereka, mereka anggap sebagai  mutasyābihhāt dan  karenanya mereka pakai ayat-ayat itu sesuai dengan pengertian lahiriahnya, sementara ayat-ayat yang secara lahiriah bertentangan dengan pendapat mereka, mereka anggap sebagai mutasyābihāt dan mereka menakwilkannya sehinggga memberi pengertian yang sesuai dengan pendapat mereka. Jadilah, karena itu, ayat-ayat tertentu mutasyābihāt bagi suatu aliran namun mutasyābihāt bagi aliran lain dan sebaliknya, ayat-ayat tertentu mutasyābihāt bagi aliran itu, namun mutasyābihāt bagi aliran lain. AI-Qādī 'Abd al-Jabbar, seorang tokoh penting dalam sejarah aliran Mu'tazilah, telah mendiktekan sebuah buku yang diberi judul Mutasyābih al-Qur’ān atau Bayān al-mutasyābih fi al-Qur 'ān, yang berusaha untuk memberikan penjelasan tentang ayat-ayat yang dianggap mengandung ambiguitas oleh kaum Mu'tazilah dan dipakai sacara salah oleh lawan-lawan mereka.

Copyrights © 1994






Journal Info

Abbrev

AJIS

Publisher

Subject

Religion Humanities

Description

Al-Jamiah invites scholars, researchers, and students to contribute the result of their studies and researches in the areas related to Islam, Muslim society, and other religions which covers textual and fieldwork investigation with various perspectives of law, philosophy, mysticism, history, art, ...