Jurnal Kesehatan Saintika Meditory
Vol 5, No 2 (2022): November 2022

HUBUNGAN PENGETAHUAN GIZI, FREKUENSI KONSUMSI INHIBITOR ZAT BESI, ASUPAN VITAMIN C, ZAT BESI, DAN PROTEIN DENGAN KEJADIAN ANEMIA PADA SISWI SMKN 5 KOTA BEKASI

Richa Fitriani Handriyanti (Universitas Muhammadiyah Prof. Dr. HAMKA)



Article Info

Publish Date
17 Nov 2022

Abstract

Anemia masih menjadi salah satu masalah yang sering terjadi pada remaja, terutama pada remaja putri. Kadar hemoglobin yang rendah dari nilai normal disebut dengan keadaan anemia. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan antara pengetahuan gizi, frekuensi konsumsi inhibitor zat besi, asupan vitamin c, zat besi, dan protein dengan kejadian anemia pada siswi SMKN 5 Kota Bekasi. Rancangan penelitian ini adalah cross sectional. Penelitian ini dilakukan di SMKN 5 Kota Bekasi menggunakan metode pengambilan sampel purposive dan stratified random sampling. Sebanyak 83 siswi kelas X dan XI menjadi sampel. Untuk mengukur kadar hemoglobin, digunakan alat easytouch hemoglobinometer. Pengetahuan gizi diukur menggunakan kuesioner yang terdiri dari 10 pertanyaan. Frekuensi konsumsi inhibitor zat besi diukur menggunakan Food Frequency Questionnaire (FFQ). Asupan protein, zat besi, dan vitamin C diukur menggunakan Semi Quantitative Food Frequency Questionnaire (SQ FFQ). Uji yang digunakan dalam penelitian ini adalah uji chi square. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat hubungan yang signifikan antara asupan protein (p value = 0,000), asupan zat besi (p value = 0,003), asupan vitamin C (p value = 0,000), dan pengetahuan gizi (p value = 0,002), dengan kejadian anemia. Sementara, tidak terdapat hubungan yang signifikan antara frekuensi konsumsi inhibitor zat besi dengan kejadian anemia (p value = 0,120). Kesimpulannya pengetahuan gizi yang kurang, asupan protein defisit, asupan zat besi defisit, dan asupan vitamin C yang defisit akan menyebabkan peluang siswi terkena anemia lebih besar.Kata kunci : Anemia; pengetahuan gizi; protein; vitamin c; zat besi

Copyrights © 2022






Journal Info

Abbrev

meditory

Publisher

Subject

Health Professions Medicine & Pharmacology Nursing Public Health

Description

Jurnal Kesehatan Saintika Meditory adalah Jurnal Kesehatan berbahasa Indonesia yang diterbitkan oleh Stikes Syedza Saintika dua kali setahun pada setiap bulan Mei dan November. Proses penyerahan naskah terbuka sepanjang tahun. Semua naskah yang dikirim akan melalui peer review ganda dan ulasan ...