Abstrak Di masa kini, tindak pidana penipuan semakin semarak dan tumbuh seiring dengan adanya globalisasi dan digitalisasi serta revolusi industri 5.0 yang berhasil membuat segala hal dalam ranah teknologi menjadi transparan. Maka, dibuatlah suatu aturan hukum yang bertujuan guna mengantisipasi hal tersebut. Namun, meskipun telah ada regulasi yang mengatur mengenai tindak pidana ini, bukannya semakin menurun tetapi justru semakin meningkat setiap tahunnya. Penelitian ini ditujukan untuk mengetahui pertanggungjawaban hukum atas tindakan pidana serta romance scam yang terjadi di dalam situs kencan online. Metode penelitian yang digunakan ialah metode pendekatan yuridis normatif melalui pendekatan terhadap peraturan perundang-undangan dan pendekatan konseptual. Variabel dari penyebab terjadinya tindak pidana penipuan aplikasi kencan online biasanya terjadi karena adanya faktor ekonomi, adanya kesempatan serta seiring dengan berkembangnya teknologi. Kata Kunci: Catfishing, Penipuan, Perlindungan Hukum, Romance Scam, Situs Kencan Online Abstract Nowadays, the crime of fraud is increasingly lively and growing along with globalization and digitalization as well as the 5.0 industrial revolution which has succeeded in making everything in the realm of technology transparent. So, a legal regulation was made that aims to anticipate this. However, even though there are regulations governing this crime, it is not decreasing but increasing every year. This study aims to determine legal liability for criminal acts and romance scams that occur on online dating sites. The research method used is a normative juridical approach through an approach to legislation and a conceptual approach. Variables from the causes of the occurrence of fraudulent online dating applications usually occur due to economic factors, the existence of opportunities and along with the development of technology. Keywords: : Catfishing, Fraudsters, Legal Protection, Online Dating Sites, Romance Scam
Copyrights © 2022