Propeller banyak digunakan dalam sistem propulsi pesawat tanpa awak. Propeller yang digunakan pada pesawat tanpa awak memiliki banyak variasi. Salah satu jenis propeller yang digunakan yaitu propeller dengan jenis contra rotating propeller. Penelitian ini berfokus untuk menganalisis pengaruh jarak propeller yang berputar berlawanan dengan gaya dorong yang dihasilkan. Penelitian ini menggunakan propeller APC Elektrik 9x6 dengan metode Computational Fluid Dynamic (CFD) dalam melakukan analisis. Analisis diawali dengan membandingkan hasil pengujian CFD single propeller dengan data eksperimen untuk validasi. Kemudian pengujian contra rotating propeller dilakukan dengan kecepatan putaran 5000 rpm dan kecepatan aksial 12 m/s. variasi jarak propeller dianalisis dengan 4 macam variasi yaitu 20 mm, 40 mm, 60 mm, dan 80 mm. Hasil pengujian CFD menunjukkan bahwa contra rotating propeller memiliki gaya dorong yang lebih besar dari single propeller. Kemudian hasil simulasi CFD pada contra rotating propeller menunjukkan bahwa koefisien gaya dorong terbesar yaitu 4,83 x 10-2 terdapat pada variasi jarak 60 mm.
Copyrights © 2022