Penelitian ini membahas mengenai pengoptimalan pengendalian persediaan beras dengan menggunakan metode Economic Order Quantity (EOQ). Economic Order Quantity (EOQ) merupakan model persediaan yang menganalisis frekuensi pemesanan, biaya pemesanan dan waktu pemesanan yang ekonomis. Penelitian ini menggunakan metode EOQ karena EOQ adalah salah satu teknik dalam mengontrol persediaan barang atau bahan untuk tiap pemesanan dan meminimalkan biaya total dari pemesanan dan biaya penyimpanan barang. Adapun tujuan dalam penelitian ini adalah untuk mengetahui hasil optimal persediaan beras dengan menghitung persediaan pengaman (safety stock), penentuan titik kembali (reorder point) dan total persediaan bahan baku (TIC) di Perum Bulog Subdivre Sidrap. Hasil EOQ pengendalian persediaan beras di Perum Bulog Subdivre Sidrap berupa jumlah kebutuhan beras sebesar 9,63 ton dalam satu kali pemesanan dengan jumlah pemesanan 3752 kali dalam setahun. Hasil analisis dari optimal persediaan beras dengan persediaan pengaman (safety stock) sebesar 9.033,63 ton, titik pemesanan kembali (reorder point) sebesar 9.726,56 ton dan biaya total persediaan (TIC) sebesar Rp. 240.087.074,7.
Copyrights © 2022