Journal of Animation & Games Studies
Vol 8, No 2 (2022): Oktober 2022

Belajar Toleransi dari Animasi : Penanaman Nilai-Nilai Moderasi Beragama dalam Serial Kartun Upin-Ipin

Aditia Muara Padiatra (IAIN Syekh Nurjati Cirebon)



Article Info

Publish Date
30 Oct 2022

Abstract

AbstrakTulisan ini membahas mengenai serial kartun Upin-Ipin, sebuah film animasi berseri yang menggambarkan tentang kisah keseharian dari dua orang anak kembar yang bernama Upin dan Ipin bersama dengan teman-temannya. Serial ini cukup popular dan banyak disukai khususnya oleh anak-anak yang ada di Indonesia. Tulisan ini berusaha untuk menguak bagaimana nilai-nilai moral dan keberagaman terangkum dalam serial animasi tersebut. Pendekatan dilakukan melalui penelitian eksploratif, data diambil dari beberapa serial yang dianggap representatif dengan tema kajian. Dari hasil pembahasan tersebut, diketahui bahwasanya walaupun serial animasi Upin dan Ipin yang menjadi obyek kajian masih kental dengan nuansa dominasi etnis melayu dan keagamaan islam, namun bukan berarti animasi ini kemudian menegasikan eksistensi keberagaman daripada etnis-etnis yang lainnya. Hal ini kemudian terlihat dalam narasi-narasi yang dibangun pada setiap episode yang di dalamnya sangat erat kaitannya dengan nilai-nilai moderasi dan toleransi, baik itu antar etnis maupun keagamaan.  Kata kunci: Film Animasi, Upin-Ipin, Moderasi BeragamaAbstractThis paper discusses the Upin-Ipin cartoon series, an animated series depicting the daily stories of two twins named Upin and Ipin along with their friends. This series is quite popular and much liked, especially by children in Indonesia. This paper seeks to reveal how moral values and diversity are summarized in this animated series. The approach is carried out through exploratory research. The data is taken from several series which are considered representative of the study theme. From the results of the discussion, it is known that although the animated series Upin and Ipin, which are the objects of study, are still thick with the nuances of the dominance of Malay ethnicity and Islamic religion, this does not mean that this animation then negates the existence of diversity compared to other ethnic groups. It can be seen in the narratives built-in each episode, which are closely related to the values of moderation and tolerance, both between ethnicities and religions.Keywords: Animated Film, Upin-Ipin, Religious Moderation 

Copyrights © 2022






Journal Info

Abbrev

jags

Publisher

Subject

Arts Humanities Computer Science & IT Languange, Linguistic, Communication & Media

Description

Journal of Animation & Games Studies (JAGS) merupakan jurnal interdisipliner mengenai perkembangan riset, rekayasa cipta, studi pustaka maupun kajian di bidang animasi dan game yang termasuk dalam ranah seni terapan media ...