Kota Palu sendiri sudah terkenal pada tahun 80an dengan buah anggurnya sampai sekarang. Kelurahan Bayaoge yang terletak di kecamatan Palu Barat pada waktu itu hampir semua pekarangan rumah ditanami pohon anggur berdasarkan perintah bapak gubernur Sulawesi Tengah, Galib Lasahido (1980-1985). Gerakan menanam anggur di kota Palu dan kemudian di bentuk satu komunitas khusus pecinta dan petani anggur dengan nama “Komunitas PengANGGURan Palu Dalam rangka pemulihan ekonomi rakyat dan peningkatan kesejahteraan petani anggur yang berada sekitaran kota Palu, Oleh karena itu, pengabdian ini difokuskan pada upaya peningkatan kesejahteraan masyarakat komunitas petani anggur melalui kajian penetapan harga jual bibit, buah agar bisa bersaing dipasaran. Hal ini penting dilakukan mengingat banyaknya biaya yang dikeluarkan oleh para petani anggur mulai dari proses pembibitan sampai pada bibit yang siap jual., perawatan sampai siap layak dijual. Sementara untuk penentuan harga jual buah anggur sendiri tergolong murah dibanding harag buah anggur dipasaran, kualitas buah dan rasa bisa bersaing. Perhatian pemerintah dan Akademisi diperlukan untuk keberlanjutan petani anggur di Lembah Palu.
Copyrights © 2022