Dalam sistem ekonomi Islam, peran pemerintah sangat krusial. Pemerintah mengambil sikap tegas tidak hanya pada penerapan Syariah oleh masyarakat umum, tetapi juga pada kebijakan ekonomi, seperti Pemenuhan kebutuhan dasar seperti sandang, pangan dan papan serta pendidikan dan kesehatan dengan tetap menjaga kerahasiaan . Kontrak kerja, kontrol nilai tukar dan pencegahan kenaikan harga. Inflasi. Untuk mencapai tujuan tersebut, pemerintah harus memiliki sumber daya yang cukup sesuai dengan tujuan dan sasaran yang telah ditetapkan untuk mendukung pertumbuhan ekonomi nasional. Dan satu-satunya aspek keuangan adalah uang. Kebijakan moneter adalah kebijakan yang dirancang untuk mengatur aliran uang dalam perekonomian guna menjaga stabilitas harga, inflasi terkendali, lapangan kerja penuh dan pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan. Penulis artikel ini mencoba untuk menyelidiki dampak kebijakan moneter dan hubungannya dengan perkembangan sistem ekonomi Islam dari perspektif teoritis dan konseptual. Kajian tersebut menyatakan bahwa tidak ada perbedaan peran kebijakan moneter baik dalam perspektif ekonomi Islam maupun modern, kecuali bahwa dalam perspektif ekonomi Islam pemerintah harus menjamin terpeliharanya nilai-nilai. pasar, seperti cadangan wajib dan pengaturan pembayaran bunga pinjaman, segala sesuatu yang dilakukan dalam bisnis ini dilakukan sesuai dengan prinsip Islam dan didasarkan pada praktik riba
Copyrights © 2022