Tanah memiliki peranan penting dalam berbagai macam pekerjaan konstruksi bangunan dan jalan karena tanah berfungsi sebagai dasar pondasi yang meneruskan beban diatasnya. Tanah lempung merupakan salah satu jenis tanah yang memiliki daya dukung rendah atau buruk, yang dapat menyebabkan penurunan bangunan dan jalan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui sifat fisis tanah, sifat mekanik tanah dan untuk mengetahui pengaruh penambahan campuran dan pengawetan tanah terhadap daya dukung (qu) dan kuat geser tanah (τ) pada lempung. disubstitusi dengan campuran gipsum dan garam meja dengan variasi 0%, 5%, 7,5%, dan 10% dan waktu pemeraman 0 dan 4 hari. Berdasarkan hasil pengujian sifat fisis tanah, nilai persentase tanah yang lolos saringan No. 200 adalah 56,04% > 50%, nilai batas cair (LL) = 42,91%, indeks plastisitas (IP) = 20,07% dan GI = 9%. Berdasarkan klasifikasi USCS, dapat disimpulkan bahwa tanah yang diuji termasuk dalam kelompok CL (lempung anorganik) dengan plastisitas rendah sampai sedang. Berdasarkan klasifikasi AASHTO, tanah tersebut termasuk dalam kelompok A-7-6 (9) atau tergolong tanah lempung dengan kondisi sedang sampai buruk. Hasil pengujian sifat mekanik diperoleh nilai daya dukung tanah asli yaitu qult = 1,1835 kg/cm2 dan meningkat sebesar 236,91% menjadi, qult = 3,9874 kg/cm2 setelah penambahan campuran 10% yang terdiri dari 7,5 % gypsum dan 2,5% garam meja dengan 4 hari pengawetan. Pada uji geser langsung diperoleh kuat geser tanah asli yaitu (τ) = 0,1489 kg/cm2 dan turun sebesar 4,65% menjadi (τ) = 0,1356 kg/ cm2
Copyrights © 2022