Air bersih berkualitas baik menjadi dambaan setiap orang, khususnya bagi pelanggan dari pengelola air bersih (PDAM). Di Kota Pontianak, PDAM menggunakan air baku utama berasal dari Sungai Kapuas, oleh karena aspek volume air yang melimpah dan tak terbatas baik di musim hujan maupun kemarau. Aspek lainnya adalah kualitas air yang disalurkan ke pelanggan. Kualitas air baku sangat rentan terhadap interusi air asin yang berasal dari laut lepas, khususnya di musim kemarau. Berdasarkan informasi dari media yang memuat pernyataan ahli dari Universitas Tanjungpura Pontianak, bahwa interusi air laut ke Sungai Kapuas menyebabkan kadar garam dalam air mencapai 2000 ppm dan masuk sejauh 50 km. Interusi air laut ke Sungai Kapuas diinformasikan secara berkala saat terjadi pada musim kemarau. Diperlukan suatu terobosan (inovasi) agar informasi tentang kualitas air Sungai Kapuas dapat dilakukan secara kontinyu dan real time serta dapat diakses oleh pihak pengelola aie bersih maupun masyarakat umum, pengaksesan informasi dapat dilakukan dari ruang pengamatan maupun secara mobile. Disamping itu, variasi deteksi lokasi air bisa menjadi alternatif dalam pencarian sumber air baku, sehingga menjadi solusi yang tepat dalam menyalurkan air bersih ke pelanggan. Inovasi teknologi yang dikembangkan berupa pengubahan/pengukuran parameter air menggunakan sensor sehingga menjadi data (digital) kemudian ditransmisikan jarak jauh menggunakan pemancar LoRa Sensor Node ke penerima LoRa Gateway dengan jarak jangkauan lebih dari 2km. Data dari Lora Gateway diteruskan ke jaringan internet menggunakan platform Antares IoT (Internet of Things) untuk selanjutnya ditampilkan pada layar monitor seperti SmartTV, Smartphone, OLED maupun laptop. Untuk mendapatkan jangkauan yang jauh tersebut diperlukan penyetelan parameter LoRa melalui program aplikasi pada sisi pemancar dan penerima. Dengan berbagai variasi pengujian indoor dan outdoor didapatkan penyetelan parameter LoRa SF 12, BW 125kHz dan CR 4/5 sehingga diperoleh nilai-nilai indikator propagasi berupa RSSI -112 dBm, SNR -8,9 dB dan ToA 1602 ms pada jarak jangkauan 2,4 km.Kata Kunci: Sistem informasi, kualitas air, penyetelan parameter dan indikator propagasi
Copyrights © 2022