Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui pengaruh suhu penyimpanan terhadap kadar amoksisilin tablet. Metode yang digunakan adalah spektrofotometri UV-Vis, pengujian ini dilakukan untuk mengetahui kadar amoksisilin tablet. Prinsip metode ini yaitu mengukur jumlah cahaya yang diabsorpsi atau ditransmisikan oleh molekul-molekul di dalam larutan, sebagian energi cahaya tersebut akan diserap (diabsorpsi). Sampel yang digunakan yaitu amoksisilin tablet (generik) yang dibeli di apotek X di Bandar Lampung dengan baku pembanding amoksisilin BPFI, dilakukan dengan tiga kali pengulangan menggunakan larutan NaOH. Pengukuran kadar sampel amoksisilin tablet dilakukan dengan variasi suhu penyimpanan suhu dingin (2-8oC), suhu ruang (15-30oC), suhu panas (35-40oC) dengan hasil penyimpanan pada suhu dingin didapatkan kadar 58,88%; penyimpanan suhu ruang 101,76%; penyimpanan suhu panas 74,24%, kesimpulan yang didapat yaitu perbedaan suhu penyimpanan menyebabkan penurunan kadar sampel, penyimpanan suhu ruang memenuhi persyaratan Farmakope Indonesia Edisi V, sedangkan untuk suhu dingin dan suhu panas kadarnya tidak memenuhi persyaratan Farmakope Indonesia edisi V yaitu 90- 120%.
Copyrights © 2022