Kebakaran Hutan merupakan salah satu bentuk kerusakan hutan. Penyebab terjadinya kebakaran hutan biasanya karena adanya pembukaan areal hutan yang digunakan untuk lahan pertanian. Faktor terjadinya kebakaran hutan ada dua yaitu, faktor alami dan manusia. Faktor alami disebabkan karena letusan gunung berapi dan petir. Kemudian faktor manusia dikarenakan adanya pembukaan kawasan hutan untuk areal pertanian. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji upaya dan peran mayarakat dalam pengendalian kebakaran hutan di KPH Cepu Jawa Tengah. Kebakaran hutan tertinggi terjadi pada tahun 2015 dengan frekuensi 40 kali serta luas total lahan yang terbakar 123.0 Ha. Kebakaran hutan pada tahun 2015 merupakan kejadian kebakaran hutan terbesar di KPH Cepu yang menyebabkan kerugian sebesar Rp38.292.909. Bentuk pengendalian yang dilakukan oleh pihak KPH Cepu yaitu dengan melakukan penyuluhan atau sosialisasi terkait kebakaran dan cara penanggulangan apabila terjadi kebakaran. Penyuluhan secara langsung diberikan kepada masyarakat melalui perkumpulan LMDH, perkumpulan RT, dan perkumpulan lainnya yang tidak ditentukan waktunya. Partisipasi masyarakat sangat tinggi dalam kegiatan pencegahan maupun pemadaman di KPH Cepu Jawa Tengah. Kata kunci : Faktor, KPH Cepu, partisipasi, pengendalian kebakaran hutan
Copyrights © 2022