Penelitian ini bertujuan untuk melihat tingkat smartphone addiction dan psychological well-being pada masyarakat JABODETABEK di masa pandemi covid-19. Penelitian ini melibatkan 414 responden dari masyarakat JABODETABEK (117 laki-laki dan 297 perempuan) yang dipilih berdasarkan metode non probability sampling-convenience sampling. Alat ukur yang dipakai dalam penelitian ini adalah Smartphone Addiction Scale (SAS) yang dikembangkan oleh Kwon, dkk (2013) dan Psychological well-being scale yang dikembangkan oleh Ryff (1989) dan formulir informasi personal yang digunakan untuk mengumpulkan data pribadi sampel. Analisa kuantitatif penelitian dilakukan dengan menggunakan uji Pearson produk moment, uji deskriptif, serta uji ANOVA. Hasil dari penelitian ini adalah tingkat SAS dan PWB masyarakat JABODETABEK selama pandemi berada pada level sedang. Selain itu adanya korelasi sebesar -0,548 antara SAS dan PWB, serta pengaruh SAS sebesar 30% terhadap PWB
Copyrights © 2022