Pandemi Covid-19 mempengaruhi berbagai bidang seperti ekonomi, kesehatan, pariwisata, industri, termasuk pendidikan. Di bidang pendidikan, banyak guru maupun siswa yang tergagap karena tidak terbiasa menggunakan teknologi informasi untuk kegiatan pembelajaran. Permasalahan yang dihadapi oleh guru-guru SD Kanisius Kalasan adalah rendahnya pemanfaatan teknologi informasi bagi pembuatan materi ajar, belum optimalnya distribusi materi ajar ke siswa, belum digunakannya teknologi informasi untuk evaluasi pembelajaran. Berdasarkan situasi yang ada, maka disusun program pengabdian masyarakat yang bertujuan untuk memanfaatkan teknologi dalam pembuatan materi, pendistribusian materi, dan Evaluasi Pembelajaran. Tahapan kegiatan PKM ini terdiri dari pelatihan dan praktik langsung secara terbimbing serta tugas secara mandiri. Keberhasilan program ini dilihat dari kenaikan kemampuan peserta didik yang diukur dengan menggunakan pretest dan posttest. Hasil pengabdian ini menunjukkan bahwa ada peningkatan rata-rata skor kemampuan guru dalam menggunakan teknologi informasi dari 207,86 menjadi 214,29 atau kenaikan rata-rata sebesar 6,43. Kebanyakan guru di SD Kanisius tergolong muda. Mereka memiliki kemampuan beradaptasi dengan perkembangan teknologi informasi.
Copyrights © 2022