Pendahuluan: Pneumonia adalah infeksi pada jaringan paru(alveoli) yang disebabkan oleh bakteria,virus atau jamur Metode: Studi retrospektif di Rumah Sakit Saiful Anwar Malang pada bulan Januari – Mei 2019. Sampel yang digunakan adalah sampel sputum, spesimen bronkoskopi dan cairan pleura dari pasien pneumonia pada Instalasi Rawat Inap, Rawat Jalan, dan Ruang Perawatan Intensif. Pengolahan data menggunakan Microsoft Excel 2016. Hasil: Pneumonia lebih sering terjadi pada laki-laki (58%) dibandingkan perempuan (42%) dengan rata-rata usia 56- 75 tahun. Profil kuman didapatkan patogen terbanyak pada sputum dari Instalasi Rawat Inap adalah Klebsiella pneumoniae ss. pneumoniae sensitif Piperacillin/Tazobactam (sensitivitas 100%); dari Rawat Jalan adalah Klebsiella pneumoniae ss. pneumoniae sensitif Amikacin (sensitivitas 100%); dari Ruang Perawatan Intensif adalah Klebsiella pneumoniae ss. pneumoniae sensitif Ceftazidim (sensitivitas 100%). Kesimpulan: Patogen terbanyak pada sampel dari Instalasi Rawat Jalan adalah Klebsiella pneumoniae ss. pneumoniae sensitif Ertapenem (sensitivitas 100%) sedangkan dari Ruang Perawatan Intensif adalah Pseudomonas aeruginosa spesimen bronkoskopi. Patogen terbanyak pada cairan pleura dari Instalasi Rawat Inap adalah Pseudomonas aeruginosa sedangkan dari Ruang Perawatan Intensif adalah Escherichia coli. Tidak dapat dilakukan uji sensitivitas antibiotik pada isolat sampel spesimen bronkoskopi dari Instalasi Rawat Jalan, sampel cairan pleura dari Instalasi Rawat Inap serta Perawatan Intensif karena jumlah isolat yang kurang dari 30.
Copyrights © 2022