Indonesia Medicus Veterinus
Vol 11 (4) 2022

Laporan Kasus: Infeksi Anaplasmosis dan Ehrlichiosis yang Kambuh Bersifat Fatal pada Anjing Pomeranian




Article Info

Publish Date
31 Jul 2022

Abstract

Anaplasmosis dan ehrlichiosis merupakan penyakit penting pada anjing yang disebabkan oleh mikroorganisme intraseluler Gram negatif, ditularkan melalui vektor caplak famili Ixodidae. Tujuan penulisan kasus ini adalah untuk menentukan strategi pengendalian dan pengobatan yang tepat pada kasus anaplasmosis dan ehrlichiosis baik pada fase akut maupun fase kronis. Seekor anjing Pomeranian jantan diperiksa di Rumah Sakit Hewan Pendidikan, Fakultas Kedokteran Hewan, Universitas Udayana dengan keluhan lemas, tidak nafsu makan sejak dua minggu, terdapat bintikbintik merah di tubuh sejak lima hari. Hasil pemeriksaan klinis pada kulit ditemukan petekie pada bagian abdomen dan bagian belakang telinga dan pada mukosa mulut terjadi hemoragi. Pemeriksaan hematologi rutin menunjukkan anjing kasus mengalami anemia normositik hiperkromik, trombositopenia, limfositosis dan granulositopenia. Pemeriksaan ulas darah ditemukan adanya inklusi intrasitoplasmik (morula). Pemeriksaan darah dengan test kit antigen menunjukkan hewan kasus positif terhadap Anaplasma spp. dan Ehrlichia canis, sehingga anjing kasus didiagnosis menderita anaplasmosis dan ehrlichiosis. Pengobatan dengan menggunakan imidocarb dipropionate (5 mg/kg BB; dosis diulangi setelah 14 hari), doksisiklin (10 mg/kg BB; q24 jam; selama 14 hari), suplementasi hematopoietik SangobionĀ® satu kapsul satu kali sehari dan injeksi intramuskuler tunggal pemelihara daya tahan tubuh BiodinĀ® sebanyak 1,5 mL. Anjing tidak merespon pengobatan dengan baik karena berada dalam fase kronis. Anjing mengalami penurunan kondisi tubuh yang signifikan pada hari keempat dan dinyatakan mati pada hari kelima.

Copyrights © 2022






Journal Info

Abbrev

imv

Publisher

Subject

Medicine & Pharmacology Veterinary

Description

Menerima artikel ilmiah yang berhubungan dengan bidang kedokteran dan kesehatan hewan. Naskah yang berkaitan dengan hewan dan segala aspeknya juga kami terima untuk dipublikasikan. Penulis naskah minimal terdiri dari dua orang. Naskah yang ditulis seorang diri belum bisa diterima oleh redaksi, ...