Indonesia Medicus Veterinus
Vol 11 (4) 2022

Laporan Kasus: Infeksi Cacing Tambang (Ancylostomiasis) yang Menimbulkan Ascites pada Anjing Peranakan Pomeranian Umur Empat Bulan




Article Info

Publish Date
31 Jul 2022

Abstract

Cacing tambang atau Ancylostoma spp. merupakan cacing yang banyak menyerang manusia dan hewan kesayangan seperti anjing. Parasit Ancylostoma spp. merupakan nematoda gastrointestinal yang bersifat zoonosis. Jalur utama penularan cacing tambang ini secara fecaloral oleh tanah yang terkontaminasi, penetrasi kulit, transplasenta, dan transmammaria. Tanda-tanda klinis paling umum yang ditunjukkan yaitu lemah, anemia, kehilangan bobot badan, diare, rambut kusam, dan perut buncit. Ancylostomiasis dapat mengakibatkan perut membuncit, dispnea, lesu, anoreksia, muntah, kelemahan, dan ketidaknyamanan. Hewan kasus merupakan seekor anjing betina persilangan pomeranian berumur empat bulan, berwarna coklat dengan berat badan 1,2 kg. Hewan datang dengan keluhan bagian abdomen membesar, serta mengalami muntah berbusa warna putih. Pada pemeriksaan fisik diketahui bahwa pembesaran abdomen diakibatkan oleh adanya cairan. Pada pemeriksaan feses ditemukan cacing Ancylostoma spp. dengan infestasi telur sebanyak 1000 epg (egg per gram). Anjing didiagnosis mengalami ascites akibat infeksi Ancylostoma spp. Terapi yang diberikan berupa fursultiamin HCl tablet 5 mg sekali sehari selama lima hari, kemudian vitamin B Kompleks, dan furosemide dengan dosis 3,3 mg/kgBB diberikan dua kali sehari secara oral selama lima hari. Disarankan juga pada pemilik anjing untuk melanjutkan pemberian pirantel pamoat sebanyak 0,5 tablet. Setelah lima hari perawatan anjing kasus menunjukkan tanda-tanda kesembuhan yang ditunjukkan dengan anjing kasus mulai aktif beraktivitas.

Copyrights © 2022






Journal Info

Abbrev

imv

Publisher

Subject

Medicine & Pharmacology Veterinary

Description

Menerima artikel ilmiah yang berhubungan dengan bidang kedokteran dan kesehatan hewan. Naskah yang berkaitan dengan hewan dan segala aspeknya juga kami terima untuk dipublikasikan. Penulis naskah minimal terdiri dari dua orang. Naskah yang ditulis seorang diri belum bisa diterima oleh redaksi, ...