Mangrove Sonneratia alba merupakan mangrove pionir yang mampu bertahan hidup di lokasi pantai dengan pengaruh pasang surut dan salinitas, selain itu sistem perkembangan terjadi sepanjang tahun. Bagian- bagian mangrove sonneratia alba sudah diteliti mulai daari buah, daun, akar dan batang dengan menggunakan esktrak air mendidih dan metode ekstraksi yang menggunakan pelarut organik. Namun penelitian tentang bunga mangrove sonneratia alba khususnya benang sari dan kepala putik yang menggunakan ekstrak air mendidih mauun ekstraksi menggunakan pelarut organik belum dilakukan dan belum diketahui jenis senyawa yang terkandung.Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui kandungan flavonoid dan tanin pada ekstrak air subkritis benang sari dan kepala putik bunga mangrove sonneratia alba pada suhu 120˚C yang diambil didesa wori kecamatan wori, Kabupaten Minahasa Utara Provinsi Sulawesi Utara. Bunga Mangrove diambil dan disortir benang sari dan kelapa putik. Teknik pengumpulan data yang digunakan yaitu Metode Empiris. Metode ekstraksi yang digunakan adalah Air Subkritis pada suhu 120ºC selama 20 menit dengan menggunakan autoclaf. Parameter yang digunakan dalam penelitian ini adalah Rendemen, kandungan flavonoid dan tanin. Hasil penelitian menunjukan bahwa benang sari dan kepala putik bunga mangrove sonneratia alba memiliki nilai rendemen kering yang diperoleh yaitu 36,74% dan Nilai rendemen ekstrak yang diperoleh yaitu 22,08%. Hasil kandungan flavonoid yaitu rata-rata 19.77 mg/ml dan hasil kandungan tanin yaitu rata-rata 0.535 mg/ml.
Copyrights © 2022