Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk menemukan bukti empiris dan mengetahui pengaruh Rasio Efisiensi, Kemandirian Keuangan, Kinerja Keuangan Pemerintah Daerah terhadap Financial Distress. Penelitian ini menggunakan data laporan realisasi APBD dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) Provinsi Jawa Tengah pada tahun 2018-2020. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif yang menggunakan data sekunder.Penentuan sampel dalam penelitian ini menggunakan metode purposive sampling. Jumlah sampel yang terpilih dalam penelitian ini sebanyak 29 Kabupaten dan 6 Kota di Provinsi Jawa Tengah. Analisis data pada penelitian yang digunakan yaitu regresi data panel dengan bantuan software Eviews versi 9. Dari hasil pengujian dapat menunjukkan bahwa rasio efisiensi berpengaruh positif signifikan terhadap Financial Distress, kemandirian keuangan tidak berpengaruh negatif signifikan terhadap Financial Distress, sedangkan kinerja keuangan berpengaruh negatif dan signifikan terhadap Financial Distress pemerintah daerah.
Copyrights © 2022