Pandemi covid-19 memberikan dampak besar bagi Perpustakaan Sekolah. Pelayanan yang tidak maksimal dan minimnya peminjaman karena ditiadakannya PTM (Pembelajaran Tatap Muka) menjadikan Perpustakaan Sekolah kehilangan pemustakanya. Pustakawan dituntut untuk aktif dalam membuat sebuah inovasi. Delivery Service adalah layanan pengiriman dengan informasi sebagai produknya. Penelitian ini menggunakan metode studi Pustaka dengan cara menghimpun informasi yang relevan. Hasil penelitian berdasarkan karakterstik inovasi Rogers, bahwa perpsutakaan sekolah dapat mengadopsi inovasi Delivery Service, hasilnya menunjukan Perpustakaan sekolah dapat terbantu dengan adanya inovasi tersebut. Memudahkan pemustaka dalam menjangkau koleksi yang ada di Perpustakaan sekolah dan Pustakawan dapat kembali memaksimalkan pelayanannya pada masa pandemic covid-19.Kata Kunci: Delivery Service, Inovasi, Perpustakaan Sekolah
Copyrights © 2022