Sebelum go publik, perusahaan harus melewati proses yang dinamakan initial public offering (IPO). Pada waktu dilakukan IPO, kondisi yang sering terjadi adalah underpricing. Underpricing dinilai merugikan perusahaan dikarenakan perusahaan tidak mendapatkan maksimum profit. Peneliti melakukan penelitian ini untuk melihat pengaruh EPS, DER, EPS Industri, DER Industri, Inflasi dan BI-7DRR terhadap underpricing saham. Data sekunder diperoleh melalui laman web Bursa Efek Indonesia, Bank Indonesia, investing.com dan idnfinancials.com. Pengolahan data dikerjakan menggunakan aplikasi SPSS versi 26 dengan analisis regresi linier berganda. Secara simultan, underpricing saham dipengaruhi oleh semua variabel dalam penelitian ini. Sedangkan secara parsial, EPS Industri mempunyai pengaruh positif signifikan terhadap underpricing dan inflasi mempunyai pengaruh negatif signifikan terhadap underpricing saham. Underpricing saham tidak dipengaruhi oleh variabel lain yaitu EPS, DER, DER Industri dan BI-7DRR.
Copyrights © 2022