Terbatasnya lapangan pekerjaan di kota Malang menyebabkan banyak penduduk yang menganggur dan berada dalam kemiskinan. Tuntutan kebutuhan hidup di era modern seperti sekarang ini semakin membuat masyarakat miskin tidak mampu memenuhi kebutuhan dasarnya. Salah satu upaya pemerintah Kota Malang untuk mengentaskan kemiskinan adalah melalui program “Desaku Menanti”. Program ini merupakan program pemberian bantuan tempat tinggal dan modal usaha bagi fakir miskin, gelandangan, serta pengemis. Dengan menggunakan pendekatan kualitatif, penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi perlakuan tata kelola untuk mengurangi kemiskinan dengan memberdayakan masyarakat. Untuk mengungkap hal tersebut, data kemudian dikumpulkan dengan observasi, wawancara, dan dokumentasi. Analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah model interaktif yang dilakukan secara terus menerus mulai dari pengumpulan data, penyajian data, reduksi data, dan penarikan kesimpulan. Dari kegiatan tersebut, ditemukan bahwa model penanggulangan kemiskinan melalui program “Desaku Menanti” mampu mengentaskan kemiskinan di Kota Malang dan membuat masyarakat miskin mampu beradaptasi dengan lingkungan. Perubahan sosial yang dialami oleh masyarakat yang tinggal di Desaku Menanti, yang paling terlihat adalah perubahan struktur sosial atau tempat tinggal subjek. Adanya program ini ternyata mengubah kehidupan masyarakat menjadi lebih baik. Sehingga, model serupa juga dapat digunakan dalam pengentasan kemiskinan di daerah lain, dengan karakteristik yang hampir sama.
Copyrights © 2022