Berdasarkan workshop mengenai peningkatan peran Pemerintah Daerah dan PDAM di Medan pada 16-19 Oktober 2019 di IPAM Limau Manis, Tanjung Morawa, Deli Serdang, dapat diambil beberapa poin penting, yaitu kekurangan pasokan produksi air minum sedang terjadi dan permasalahan tersebut juga berlangsung di daerah Medan dan sekitarnya. IPAM Limau Manis sebagai salah satu penyedia air bersih di kota Medan dan sekitarnya juga perlu mendapatkan perhatian dalam pemasalahan ini. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk memprediksikan kecukupan air bersih yang diproduksi IPAM Limau Manis terhadap kebutuhan air bersih daerah pelayanannya yang terus bertambah. Tahapan-tahapan dalam penyelesaian penelitian tugas akhir ini dimulai dengan pengumpulan data primer dan sekunder, kemudian memproyeksikan jumlah penduduk daerah pelayanan IPAM Limau Manis hingga tahun 2030 menggunakan metode Least Square. Tahapan selanjutnya yakni menghitung kebutuhan air domestik dan nondomestik daerah-daerah tersebut tiap tahunnya. Kebutuhan air bersih tersebut lalu dibandingkan dengan jumlah produksi air bersih IPAM Limau Manis pada saat ini. Berdasarkan hasil analisis yang telah dilakukan, dengan produksi air bersih sebesar 500 liter/detik, IPAM Limau Manis hanya dapat memenuhi kebutuhan air bersih2daerah pelayanannya hingga tahun 2023 saja, namun kebutuhan air bersih tidak dapat lagi terpenuhi dimulai dari tahun 2024, dengan kebutuhan ar bersih sebesar 502,81 liter per detik. Jumlah ini akan terus bertambah dan besar defisit air bersih yang diperlukan akan turut bertambah pula.Kata kunci: Debit air, kebutuhan air bersih, jumlah penduduk
Copyrights © 2021