Keterlambatan terjadi hampir di setiap pekerjaan proyek dan mempunyai masalah yang berbeda.Keterlambatan pelaksanaan proyek selalu menimbulkan akibat yang cukup merugikan bagi pihakyang terkait dan disertai konflik. Salah satu bentuk dari perencanaan suatu proyek adalah penjadwalanproyek. Penjadwalan proyek merupakan salah satu elemen hasil perencanaan, yang dapatmemberikan informasi tentang jadwal rencana dan kemajuan proyek dalam hal kinerja sumber dayaberupa biaya, tenaga kerja, peralatan dan material serta rencana durasi proyek dengan progres waktuuntuk penyelesaian proyek. Namun pada kenyataannya di lapangan, suatu proyek tidak selalu berjalansesuai dengan penjadwalan yang telah dibuat.Penelitian ini dilakukan sebagai upaya untukmendapatkan atau mengetahui faktor-faktor yang sangat mempengaruhi keterlambatan penyelesaianproyek konstruksi yang dilakukan pada Peningkatan Jalan Jurusan Batas Kota (Huraba) – BatasMarancar (Aek Sabaon). Instrumen yang digunakan dalam pengumpulan data melalui teknikkuesioner (angket) kemudian diolah dengan menggunakan program SPSS (Statistical Product andService Solution), dengan teknik analisis data dengan uji validitas, uji reabilitas dan analisis korelasi.Dari hasil penelitian didapatkan urutan rangking–rangking tiap faktor yang berpotensi terhadapketerlambatan proyek, faktor yang paling mempengaruhi keterlambatan proyek adalah X6 Aspekdiluar kendali kontraktor dan konsultan, dengan sub variabelnya adalah X6.3 Terjadinya hal-hal takterduga seperti cuaca yang amat buruk, dengan nilai korelasi rata- rata X6 adalah 0,699.Kata kunci: Faktor Keterlambatan Proyek,Kuisoner,SPSS,Rangking.
Copyrights © 2021