Jurnal Teknik ITS
Vol 11, No 2 (2022)

Kajian Remediasi Tanah Terkontaminasi Logam Berat Timbal di Desa Pesarean, Kabupaten Tegal dengan Stabilisasi/Solidifikasi

Wisda Isnaini Wijayati (Departemen Teknik Lingkungan Institut Teknologi Sepuluh Nopember Surabaya)
Ipung Purwanti (Departemen Teknik Lingkungan Institut Teknologi Sepuluh Nopember Surabaya)



Article Info

Publish Date
29 Sep 2022

Abstract

Perkembangan industri memberikan dampak yang tidak hanya positif pada kehidupan manusia, melainkan juga terdapat dampak negatif terhadap lingkungan melalui pencemaran yang dihasilkan dari limbah industri. Sebagian besar, industri menghasilkan logam berat. Logam berat merupakan bahan pencemar berbahaya karena sifatnya yang tidak dapat dihancurkan (non degradable) oleh organisme hidup sehingga nantinya terakumulasi di lingkungan. Zat berbahaya dan beracun yang masuk ke dalam tanah terendap sebagai zat kimia beracun di tanah. Pada tanah terkontaminasi logam berat di Desa Pesarean diperlukan suatu metode yang tepat untuk menurunkan konsentrasi timbal yang terkandung di dalamnya. Maka dari itu, dipilihlah metode stabilisasi/solidifikasi untuk menurunkan konsentrasi logam berat timbal (Pb) pada tanah tercemar. Metode Stabilisasi/Solidifikasi ini digunakan karena bahan pengikat yang digunakan mudah didapat, membutuhkan biaya yang rendah serta bahan hasil pencampuran mempunyai kekuatan yang tinggi sehingga bisa digunakan kembali. Bahan pengikat yang digunakan dalam metode stabilisasi/solidifikasi yaitu Ordinary Portland Cement (OPC) Tipe 1. Semen Portland Tipe I ini dapat menurunkan konsentrasi logam berat khususnya timbal secara efektif dan efisien serta membuat kontaminan yang terkandung dalam tanah menjadi terstabilkan. Kajian kasus pencemaran tanah oleh logam berat timbal di Desa Pesarean, Kecamatan Adiwerna, Kabupaten Tegal, Indonesia dengan stabilisasi/solidifikasi secara ex-situ. Hasil perhitungan dibutuhkannya 1290 semen untuk meremediasi 1/4 lahan tercemar pada Area Selatan 1, serta menghasilkan 123 cetakan batako yang nantinya akan dimanfaatkan kembali. Penambahan 1,9 x 10-3 mg Fe(III) juga diperlukan untuk menurunkan galena (PbS) dan menjadi anglesite (PbSO4), sehingga menghasilkan konsentrasi timbal yang memenuhi baku mutu saat setelah perlakuan S/S sebesar 6x10-4 mg/L.

Copyrights © 2022






Journal Info

Abbrev

teknik

Publisher

Subject

Engineering

Description

Jurnal Teknik ITS merupakan publikasi ilmiah berkala yang diperuntukkan bagi mahasiswa ITS yang hendak mempublikasikan hasil Tugas Akhir-nya dalam bentuk studi literatur, penelitian, dan pengembangan teknologi. Jurnal ini pertama kali terbit pada September 2012, dimana setiap tahunnya diterbitkan 1 ...