Bertambahnya penduduk Indonesia tiap tahun mengakibatkan konsumsi energi yang semakin tinggi. Dengan sumber energi yang masih didominasi oleh energi fosil dimana terus mengalami penurunan produksi, maka diperlukan pengembangan Energi Baru Terbarukan (EBT). Turbin angin Savonius merupakan pilihan terbaik untuk memanfaatkan potensi energi angin menjadi energi listrik dengan menginstalasikannya didekat bangunan tinggi guna mendapatkan aliran bebas hambatan. Penelitian ini dilakukan dengan menggunakan turbin angin Savonius dua sudu berdiameter (D) sebesar 165,2 mm. Adapun parameter penelitian yang digunakan adalah G/D = 1,335; H/L = 1; S/D = 4,91; T/D = 1,16; K/D = 1,31 dan kecepatan angin divariasikan sebesar 4, 5, 6, 7, 8, 9 dan 10 m/s. Eksperimen dilakukan dengan meletakkan model dinding bangunan didekat returning blade turbin angin Savonius. Hasil didapatkan bahwa performa optimum turbin tercapai pada kecepatan angin 9 m/s dengan nilai Coefficient of Power (CP) maksimum sebesar 0,0361 pada ???? = 0,459 dan nilai Coefficient of Moment (CM) maksimum sebesar 0,0788 pada ???? = 0,459. Selain itu, penempatan model dinding juga mampu meningkatkan kemampuan self-starting turbin angin Savonius pada seluruh variasi kecepatan angin.
Copyrights © 2022