Jurnal Teknik ITS
Vol 11, No 2 (2022)

Pra Desain Pabrik Konnyaku dari Umbi Porang (Amorphophallus oncophyllus) dengan Metode Kombinasi Enzim α-Amilase dan Ekstraksi Etanol

Eunike Rhiza Febriana Setyadi (Departemen Teknik Kimia Institut Teknologi Sepuluh Nopember Surabaya)
Amani Salsabil Husodo (Departemen Teknik Kimia Institut Teknologi Sepuluh Nopember Surabaya)
Setiyo Gunawan (Departemen Teknik Kimia Institut Teknologi Sepuluh Nopember Surabaya)



Article Info

Publish Date
29 Sep 2022

Abstract

Glukomanan merupakan salah satu kandungan dalam umbi porang yang baik untuk diet dan kesehatan, antara lain dapat mengurangi kolesterol darah, memperlambat pengosongan perut, mempercepat rasa kenyang sehingga cocok untuk makanan diet dan bagi penderita diabetes. Tepung glukomanan memiliki banyak sekali manfaat, namun hingga tahun 2021, produksi tepung glukomanan dan produk sehat siap konsumsi seperti konnyaku hanya ada 3 pabrik saja di Indonesia. Pada tahun 2012, Indonesia belum bisa memenuhi seluruh permintaan ekspor porang yang mencapai 200 ton/tahun sehingga Indonesia perlu meningkatkan produksi untuk memenuhi permintaan pasar luar negeri. Pra Desain Pabrik Konnyaku dari Umbi Porang (Amorphophallus oncophyllus) direncanakan mulai beroperasi tahun 2025 dengan kapasitas produksi sebesar 10.000 ton/tahun. Lokasi pendirian pabrik direncanakan di Desa Banjaranyar Kecamatan Tanjunganom, Kabupaten Nganjuk, Jawa Timur. Dalam pemenuhan kapasitas tahunan, pabrik akan beroperasi kontinyu 24 jam per hari selama 330 hari. Dengan bahan baku sebesar 1.239,90 kg/jam dapat dihasilkan produk konnyaku sebesar 1.262,65 kg/jam. Proses produksi konnyaku dari tepung glukomanan umbi porang dapat diuraikan menjadi 3 tahapan proses. Proses pertama adalah pembuatan tepung porang dari umbi porang. Tahap kedua yaitu proses pemurnian glukomanan. Tahap ketiga adalah tahap pembuatan konnyaku. Pra Desain Pabrik Konnyaku dari Umbi Porang ini dirancang sebagai perusahaan yang berbadan hukum Perseroan Terbatas (PT) dengan sistem organisasi garis dan staff. Untuk dapat mendirikan pabrik dengan kapasitas produksi sebesar 10.000 ton/tahun, maka diperlukan total modal investasi sebesar Rp 440.909.029.759,84 dan total biaya produksi sebesar Rp 341.370.098.851,44 dengan estimasi hasil penjualan sebesar Rp 649.320.228.564,79 per tahun. Sehingga didapatkan harga pokok penjualan (HPP) sebesar Rp 30.389.283,13 per ton produk. Estimasi umur pabrik ini adalah 10 tahun dengan Internal Rate of Return (IRR) sebesar 38,33%, Pay Out Time (POT) 4 tahun 10 bulan, dan Break Even Point (BEP) sebesar 23,42%.

Copyrights © 2022






Journal Info

Abbrev

teknik

Publisher

Subject

Engineering

Description

Jurnal Teknik ITS merupakan publikasi ilmiah berkala yang diperuntukkan bagi mahasiswa ITS yang hendak mempublikasikan hasil Tugas Akhir-nya dalam bentuk studi literatur, penelitian, dan pengembangan teknologi. Jurnal ini pertama kali terbit pada September 2012, dimana setiap tahunnya diterbitkan 1 ...