Jurnal Reka Lingkungan
Vol 10, No 3 (2022)

REMEDIASI AIR TERCEMAR MERKURI MENGGUNAKAN PURUN TIKUS (ELEOCHARIS DULCIS) METODE LAHAN BASAH BUATAN

Yulita Yulita Yulita (Jurusan Teknik Lingkungan, Fakultas Teknik, Universitas Tanjungpura, Pontianak, Kalimantan Barat 78124, Indonesia)
Winardi Winardi (Jurusan Teknik Lingkungan, Fakultas Teknik, Universitas Tanjungpura, Pontianak, Kalimantan Barat 78124, Indonesia)
Jumiati Jumiati (Jurusan Teknik Lingkungan, Fakultas Teknik, Universitas Tanjungpura, Pontianak, Kalimantan Barat 78124, Indonesia)



Article Info

Publish Date
30 Nov 2022

Abstract

Kegiatan penambangan emas menyebabkan tercemarnya air sungai yang diakibatkan oleh pembuangan tailing pengolahan emas secara amalgamasi. Hg yang digunakan untuk mengikat dan memisahkan biji emas dari pasir atau lumpur, merupakan logam berat yang sangat toksik dan reaktif. Hg memiliki sifat bioakumulasi dan biomagnifikasi di dalam sel, sehingga manusia berpotensi memiliki akumulasi Hg di dalam sel tubuhnya. Penelitian ini menggunakan purun tikus (Eleocharis dulcis) merupakan tanaman yang tumbuh liar di tanah sulfat masam, dengan metode lahan basah buatan (constructed wetland) sistem tetap/batch. Metode lahan basah buatan dirancang dengan reaktor berukuran 60 cm x 30 cm, air limbah yang digunakan sebanyak 19 liter, dengan media berupa tanah dan kerikil ketebalan masing-masing media 5 cm untuk setiap lapisan. Penelitian ini dilakukan selama 20 hari menggunakan Hg artifisial konsentrasi 1 ppm, 5 ppm dan 10 ppm. Penyerapan Hg oleh tanaman purun tikus (Eleocharis dulcis) untuk masing konsentrasi 1 ppm, 5 ppm dan 10 ppm sebesar 96%, 16% dan 4%. Dari penelitian dapat disimpulkan bahwa tanaman purun tikus (Eleocharis dulcis) efektif mengurangi konsentrasi Hg rendah yaitu 1 ppm.Kata kunci: Lahan Basah Buatan, Merkuri (Hg), Purun Tikus dan Sistem Batch.

Copyrights © 2022






Journal Info

Abbrev

lingkungan

Publisher

Subject

Environmental Science

Description

Fokus keilmuan dari Jurnal Reka Lingkungan meliputi Teknologi dan Manajemen dari bidang Teknik dan Ilmu Lingkungan. Beberapa ruang lingkup dari Jurnal meliputi sebagai berikut, namun tidak terbatas pada lingkup dibawah ini: 1. Ekologi, 2. Kimia Lingkungan 3. Teknik Lingkungan 4. Ilmu Lingkungan 5. ...