Kajian ini bertujuan untuk mengidentifikasi ragam usaha non farm beserta sistem pemasarannya serta memberikan rekomendasi optimalisasi usaha non farm tersebut. Lokasi kajian ini adalah pada 10 desa di Kabupaten Belu yang menjadi lokasi pelaksanaan program READSI. Responden dalam kajian ini adalah para petani READSI yang memiliki usaha non farm dengan jumlah sampel untuk masing-masing desa sebanyak 20 sampel. Ragam usaha non farm yang dikerjakan oleh petani READSI di Kabupaten Belu adalah usaha perdagangan, jasa, industri, dan usaha lainnya. Untuk usaha perdagangan berupa toko atau kios merupakan usaha non farm yang paling banyak dikerjakan oleh petani READSI di Kabupaten Belu. Wilayah pemasaran produk/jasa dari usaha non farm tersebut masih di terpusat di dalam desa dan hanya sedikit yang di bawa ke luar desa. Untuk usaha non farm yang memiliki tingkat persaingan cukup tinggi adalah usaha kios atau toko dan usaha non farm yang masih minim tingkat persaingannya adalah usaha ayam potong dan tambak ikan. Rekomendasi optimalisasi usaha non farm di Kabupaten Belu adalah perlu adanya dukungan permodalan, pelatihan teknis dan pendampingan, dukungan peralatan produksi serta perlu adanya program intensifikasi usaha melalui diversifikasi produk dan usaha.
Copyrights © 2022