Industrial Engineering Online Journal
Vol 11, No 4 (2022): WISUDA PERIODE OKTOBER TAHUN 2022

ANALISIS BEBAN KERJA MENTAL DENGAN METODE NATIONAL AERONAUTICS AND SPACE ADMINISTRATION- TASK LOAD INDEX (NASA-TLX) PADA PT. BINTANG PRIMA

Sabila Rizky Ananda (Departemen Teknik Industri, Fakultas Teknik, Universitas Diponegoro, Jl. Prof. Soedarto, SH, Kampus Undip Tembalang, Semarang, Indonesia 50275)
Hery Suliantoro (Departemen Teknik Industri, Fakultas Teknik, Universitas Diponegoro, Jl. Prof. Soedarto, SH, Kampus Undip Tembalang, Semarang, Indonesia 50275)



Article Info

Publish Date
28 Sep 2022

Abstract

AbstrakPT. Bintang Prima merupakan perusahaan manufaktur yang bergerak dibidang industry kayu yang memproduksi lantai kayu (kayu kamper). Berdasarkan wawancara yang telah dilakukan terdapat karyawan yang mengalami lelah, ngantuk, bosan, tidak konsentrasi, dan keluhan lain yang dirasakan pekerja. Hal ini menyebabkan pekerja tidak konsentrasi dan tidak nyaman dalam bekerja sesehingga pekerja rentan mengalami kecelakaan kerja dan menghambat waktu produksi karena harus mengambil cuti untuk proses pemulihan pasca kecelakaan kerja. Permasalahan ini dapat merugikan perusahaan karena harus menanggung biaya kecelakaan kerja, kehilangan tenaga kerja dalam melakukan proses produksi yang kemudian dapat memberikan dampak pada target dan kualitas produksi perusahaan. Untuk menghindari resiko yang terjadi akibat beban mental kerja yang berlebihan, diperlukan analisis beban kerja operator pada PT. Bintang Prima sehingga dapat diketahui penyebab beban mental kerja pekerja. Penelitian ini dilakukan dengan menggunakan metode National Aeronautics and Space Administration – Task Load Index (NASA-TLX).Kata Kunci: Beban Kerja Mental, NASA-TLXAbstractPT. Bintang Prima is a manufacturing company engaged in the wood industry that produces wooden floors (camphor wood). Based on interviews that have been conducted, some employees experience fatigue, sleepiness, boredom, lack of concentration, and other complaints felt by workers. This problem causes workers not to concentrate and feel uncomfortable at work. Hence, workers are vulnerable to work accidents and hamper production time because they have to take time off for the recovery process after work accidents. This problem can harm the company because it has to bear the cost of work accidents and loss of labor in the production process, which can then have an impact on the company's production targets and quality. To avoid the risks that occur due to excessive mental workload, it is necessary to analyze the operator's workload at PT. Bintang Prima so that it can know the cause of the mental workload of workers. This research was conducted using the National Aeronautics and Space Administration – Task Load Index (NASA-TLX) method.Keywords: Mental Workload, NASA-TLX

Copyrights © 2022






Journal Info

Abbrev

ieoj

Publisher

Subject

Industrial & Manufacturing Engineering

Description

INDUSTRIAL ENGINEERING ONLINE JOURNAL adalah Karya Ilmiah S1 Program Studi Teknik Industri Fakultas Teknik Universitas Diponegoro yang memuat tulisan ilmiah dan hasil-hasil penelitian, kajian ilmiah, analisis dan pemecahan permasalahan di Industri yang erat hubungannya dengan bidang Ilmu Teknik ...