Religion should reflect human values. However, in practice, religion often becomes a tool to advance the interests of certain groups, as happened in the phenomenon of identity politics some time ago, which often neglects human values. This article aims to show that as a religion, Christianity teaches and highly upholds human values; this is expressed in the law of love: loving God and others. By using the thematic descriptive method and literature analysis on sacred texts, narratives are obtained that affirm religious attitudes that uphold human values. In conclusion, Christianity is rooted in the teachings of Jesus that emphasize human values.AbstrakAgama sejatinya harus merefleksikan nilai-nilai kemanusiaan. Namun, pada praktiknya seringkali agama menjadi alat untuk meloloskan kepentingan kelompok tertentu, seperti halnya yang terjadi dalam fenomena politik identitas beberapa waktu lalu, sehingga tidak jarang mengabaikan nilai-nilai kemanusiaan. Artikel ini bertujuan untuk menunjukkan bahwa sebagai sebuah agama, Kekristenan mengajarkan dan sangat menjunjung tinggi nilai-nilai kemanusiaan; hal tersebut diekspresikan dalam hukum kasih: mengasihi Allah dan sesama. Dengan menggunakan metode deskriptif tematik dan analisis literatur pada teks-teks kitab suci, diperoleh narasi-narasi yang menegaskan sikap beragama dengan menjunjung nilai-nilai kemanusiaan. Sebagai simpulan, Kekristenan berakar pada ajaran Yesus yang menegaskan nilai-nilai kemanusiaan.
Copyrights © 2022