Konsumsi minyak dan gas (migas) dan Non-migas di dalam negeri dari waktu ke waktu terus meningkat. Peningkatan ini tidak bisa dipenuhi dari hasil produksi migas dalam negeri. Akibatnya, Indonesia yang dulu dikenal sebagai negeri kaya minyak kini harus rutin mengimpor dari luar negeri. Pada penelitian ini, digunakan salah satu metode untuk melakukan prediksi atau peramalan yakni metode Fuzzy Time Series Cheng. Data aktual yang digunakan adalah Peramalan Import Migas dan Non-migas pada Januari 2019 sampai Oktober 2021, dan akan dilakukan proses prediksi impor dari November 2021 sampai Agustus 2024. Berdasarkan hasil perhitungan yang telah dilakukan menggunakan metode Fuzzy Time Series Cheng, dihasilkan kesimpulan kinerja yang dikatakan sangat baik yakni dalam rentang nilai MAPE (Mean Absolute Percentage Error) < 10 % yaitu sebesar 6%.
Copyrights © 2022