ENDOGAMI Jurnal Ilmiah Kajian Antropologi
Vol 6, No 1 (2022): November

Pemosisian Perempuan dan Relasi Kuasa dalam Tradisi Pertunangan: Suatu Tinjauan Antropologi Gender

Zulfa Safitri Kusumaningrum (Department of Anthropology, University of Indonesia)



Article Info

Publish Date
15 Nov 2022

Abstract

Perempuan dalam tradisi pertunangan menduduki posisi subordinat. Dilihat dari persiapan pertunangan, berlangsungnya ritual, hingga diskusi pelaksanaan pernikahan yang ditentukan oleh keluarga dan orang yang menduduki posisi tertinggi dalam struktur sosial seperti kiai, pemuka adat dan lainnya. Sejumlah penelitian ilmu sosial belum membahas mengenai tradisi pertunangan yang diteliti dari sudut pandang calon mempelai perempuan, karena itu diperlukan analisis tentang proses memosisikan perempuan dan pengaruhnya dengan relasi kuasa dalam tradisi pertunangan menggunakan teori praktik oleh Sherry B. Ortner. Tulisan ini bertujuan memberikan suatu tinjauan Antropologi khususnya di bidang Gender tentang tradisi pertunangan sebagai fenomena kultural. Hasil analisis tersebut menunjukkan bahwa perempuan dapat menyadari situasi yang membuat posisinya menjadi subordinat dan melakukan agensi sebagai bentuk perlawanan untuk mengupayakan keberdayaan pikiran dan tindakan atas keinginannya dan pemosisian dirinya dalam tradisi pertunangan. Tugas Antropolog adalah menafsirkan fenomena tersebut sebagai bagian tak terpisahkan dari hubungan dominasi kekuasaan atas perempuan, menelusuri nilai dan norma budaya yang memojokkan posisi perempuan serta memahami dan menjelaskan fenomena budaya adalah sebuah praktik bermakna yang di dalamnya terdapat pola interaksi para aktor.  

Copyrights © 2022






Journal Info

Abbrev

endogami

Publisher

Subject

Humanities Social Sciences

Description

Fokus bidang ilmu antropologi. Bentuk-bentuk karya ilmiah yang dapat dimuat adalah original article berupa artikel hasil penelitian review article atau makalah kajian pustaka berupa uraian singkat tentang temuan penelitian yang dianggap penting untuk segera ...