Pelaksanaan riset bertujuan guna menganalisis serta membandingkan secara empiris kinerja keuangan pada Badan Usaha subsektor makanan dan minuman yang terdaftar di BEI sebelum serta selama wabah covid-19, terdiri dari variable rasio profitabilitas, rasio solvabilitas, rasio likuiditas, serta rasio aktivitas. Objek riset terdiri dari laporan keuangan tahunan pada perusahaan manufaktur yang terdaftar di BEI pada dua tahun sebelum pandemi yaitu tahun 2017 dan tahun 2018 serta dua tahun selama pandemi yaitu tahun 2019 dan tahun 2020, dengan populasi perusahaan manufaktur sub sektor makanan dan minuman. Pemilihan sampel dengan purposive sampling. Berdasarkan penentuan kriteria, maka diperoleh sampel sebanyak 17 Perusahaan . Jenis data pada riset yakni data sekunder dari www.idx.co.id .Teknik analisis pada riset ini yakni Analisis Deskriptif, Uji Normalitas, uji beda Independent Sample T-Test, serta Uji Anova guna menentukan hipotesis.Berdasarkan temuan riset, memperlihatkan Return On Assets (ROA) tidak ada perbedaan signifikan perusahaan subsektor makanan dan minuman yang terdaftar di BEI sebelum dan selama wabah covid-19, Debt To Equity Ratio (DER) tidak terdapat perbedaan signifikan perusahaan subsektor makanan dan minuman sebelum dan selama wabah covid-19, Current Ratio (CR) tidak ada perbedaan signifikan antara perusahaan subsektor makanan dan minuman sebelum dan selama wabah covid-19, Total Assets Turnover (TATO) tidak terdapat perbedaan signifikan pada perusahaan subsektor makanan dan minuman sebelum dan selama wabah covid-19. Dengan uji Anova bahwa tidak ada perbedaan signifikan kinerja keuangan pada Badan Usaha subsektor makanan serta minuman sebelum dan selama wabah covid-19 pada rasio ROA, DER, CR, serta TATO secara bersama-sama.
Copyrights © 2022