Journal of Health and Medical Science
Volume 1 Nomor 3 Juli 2022

Gambaran Pengetahuan Ibu Tentang Penanganan Kejang Demam Pada Anak Usia 0-5 Tahun Di Rstentara Pematangsiantar

Julwansah Saragih, Lismawati, Santi Maria (AKPER Kesdam I/BBPematangsiantar)



Article Info

Publish Date
17 Aug 2022

Abstract

Kejang demam atau febrile convulsion ialah bangkitan kejang yang terjadi pada kenaikan suhu tubuh (suhu rektal diatas 38?C) yang disebabkan oleh proses ekstrakranium. Menurut WHO diperkirakan 6,8 juta orang meninggal tiap tahun akibat ganguan syaraf. Kejadian kejang demam diperkirakan 2-4% di Amerika Serikat, Amerika Selatan dan Eropa Barat. Kejadian kejang demam di Asia lebih tinggi kira-kira 20% kasus merupakan kejang demam komplek. Di Jepang bahkan mendapatkan angka kejadian (insidensi) yang lebih tinggi, yaitu, Maeda dkk, 1993 mendapatkan angka 9,7% (pada pria10,5% dan pada wanita 8,9%) dan Tsuboi mendapat angka sekitar 7% (Lumbantobing, 2007). Lumban Tobing juga melaporkan di Indonesia terdapat 5 (6,5%) diantara 83 pasien kejang demam menjadi Epilepsi pada tahun 2012. Sedangkan insidensi di RS. Tentara Pematang Siantar terjadi kejang demam sekitar 148 anak per tahun pada tahun 2015. Jenis penilitian ini adalah penelitian dengan metode deskriptif. Populasi dalam penelitian adalah semua ibu yang memiliki anak usia 0-5 tahun di RS. Tentara P.Siantar. Sampel adalah seluruh ibu yang membawa anaknya datang kerumah sakit untuk imunisasi di ruangan BKIA di RS. Tentara P.Siantar. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengetahuan ibu dalam penanganan kejang demam pada anak di RS. Tentara P. Siantar mayoritas dengan kategori baik sebanyak 28 responden (77%), berpengetahuan cukup sebanyak 9 responden (24,3%) dan minoritas pengetahuan dengan kategori buruk sebanyak 0 responden (0%). Kesimpulan hasil penelitian adalah responden di RS. Tentara Pematang Siantar tergolong berpengetahuan baik. Hal ini dipengaruhi oleh pendidikan keluarga yang mayoritas berpendidikan SMA sebanyak 18 responden (49%), responden berpendidikan D-3, sebanyak 7 orang (19%), responden berpendidikan SMP sebanyak 6 orang (16%), responden berpendidikan S1 sebanyak 4 orang (11%), dan responden minoritas berpenididkan SD sebanyak 2 orang (5%). Dan juga motivasi ibu untuk mencari berbagai sumber informasi tentang penenganan kejang demam pada anaknya apabila terjadi kejang demam. yang mayoritas dari keluarga berjumlah 22 responden (59%). Saran kepada ibu agar dapat menambah pengetahuannya tentang kejang demam pada anak usia 0-5 tahun, baik faktor penyebab, pencegahan, pengobatan dan perawatannya. Sehingga ibu dapat memberikan penanganan, pengobatan dan perawatan yang terbaik bagi anaknya yang apabila terjadi kejang demam tiba-tiba pada anaknya.

Copyrights © 2022






Journal Info

Abbrev

jkes

Publisher

Subject

Health Professions Medicine & Pharmacology Nursing Public Health Veterinary

Description

Journal of Health and Medical Science, secara umum mencakup semua kajian tentang medis dan kesehatan. termasuk kedalamnya adalah kajian Kedokteran, Kesehatan, Farmasi, Kebidanan, Kesehatan Masyarakat dan Keperawatan. 1. Kedokteran, ruang lingkup topik yang dibahas meliputi bedah penyakit dalam, ...