Toxocara cati tersebar di seluruh dunia dengan prevalensi yang tinggi pada negara berkembang serta negara yang memiliki suhu dan kelembaban tinggi (CDC,.2019). Indonesia merupakan negara berkembang dan beriklim tropis sehingga suhu dan kelembabannya optimal untuk pertumbuhan Toxocara cati. Penelitian yang dilakukan di berbagai daerah di Indonesia menunjukkan prevalensi Toxocara cati sebesar 16,6% - 83,3%. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi dan menghitung prevalensi Toxocara cati pada sampel feses di daerah Banjaran. Sampel feses sebanyak 30 buah terdiri dari 15 kucing peliharaan dan 15 kucing liar. Pemeriksaan sampel feses diuji secara kualitatif dengan metode flotasi sentrifugasi. Hasil yang diperoleh adalah ditemukan 14 positif terinfeksi Toxocara cati sehingga prevalensi Toxocara cati di daerah Banjaran adalah 46,7 %. Kucing peliharaan yang terinfeksi sebanyak 2 sampel (13,3%) dan pada kucing liar sebanyak 12 sampel (80%). Jumlah prevalensi Toxocara cati pada feses kucing di daerah Banjaran lebih banyak ditemukan pada kucing liar dibandingkan kucing peliharaan.
Copyrights © 2022