Salah satu kandungan kopi adalah kafein, yang didalam kandungan kafein terdapat oxalat. Tujuan penelitian ini untuk melihat gambaran dari sedimen urine pada penikmat kopi serta melihat apakah ada hasil yang berbeda dari urine sewaktu dengan penundaan pemeriksaannya. Penelitian ini menggunakan metode teknik accidental sampling secara deskriptif. Pengambilan sampel pada penelitian sebanyak 25 orang yang berada di sekitar terminal kota Bandung dengan jenis sampel urine pada penikmat kopi diberbagai kalangan usia. Pemeriksaan sedimen urine mengunakan pewarnaan sternheimer malbin secara semi kuantitatif dengan waktu baik sebelum dan setelah satu jam (120 menit). Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa hasil sedimen urine yang abnormal sebanyak 18 orang dari total responden atau berkisar 72% ditemukan pada kalangan usia 40 tahun ke atas. Selanjutnya, pada satu sampel faktor penundaan terdapat penurunan dalam jumlah leukosit, eritrosit, epitel, dan kalsium oksalat tidak berpengaruh signifikan terhadap hasil pemeriksaan baik sebelum atau setelah satu jam. Simpulan yang diperoleh dari hasil penelitian diperoleh bahwa sampel urine sebanyak 18 orang dari total responden pengkonsumsi kopi bersifat abnormal namun pada faktor penundaan tidak berpengaruh signifikan dari hasil pemeriksaan sebelum dan setelah satu jam
Copyrights © 2022